Kasihmu Takkan Terganti, “Ibu”
Sembilan bulan dua ratus tujuh puluh hari enam ribu empat ratus delapan puluh jam,
tanpa lelah dan berkeluh kesah.
Sunggingan bibir senyum menghiasi wajah,
menghiasi hari-hari yang indah.
Usapan lembut tanganmu penuh cinta dan kasih sayang,
selalu hangat menyelimuti tubuh ini.
Ibu…
Kau berikan segalanya
Kau korbankan seluruhnya,
tenagamu,pikiranmu,waktumu,hartamu,
bahkan jiwa ragamu.
Kau pertaruhkan untukku anakmu.

Sendiri sepi tak ada yang temani diri
