<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>

<channel>
	<title>Puisi</title>
	<atom:link href="http://rovie.students.uii.ac.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://rovie.students.uii.ac.id</link>
	<description>latihan</description>
	<pubDate>Sun, 15 Jan 2012 14:58:25 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.5.1</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Kasihmu Takkan Terganti, &#8220;Ibu&#8221;</title>
		<link>http://rovie.students.uii.ac.id/2012/01/15/kasihmu-takkan-terganti-ibu/</link>
		<comments>http://rovie.students.uii.ac.id/2012/01/15/kasihmu-takkan-terganti-ibu/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Jan 2012 14:38:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rovie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Puisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rovie.students.uii.ac.id/?p=21</guid>
		<description><![CDATA[Sembilan bulan dua ratus tujuh puluh hari enam ribu empat ratus delapan puluh jam,
tanpa lelah dan berkeluh kesah.
Sunggingan bibir senyum menghiasi wajah,
menghiasi hari-hari yang indah.
Usapan lembut tanganmu penuh cinta dan kasih sayang,
selalu hangat menyelimuti tubuh ini.

Ibu&#8230;
Kau berikan segalanya
Kau korbankan seluruhnya,
tenagamu,pikiranmu,waktumu,hartamu,
bahkan jiwa ragamu.
Kau pertaruhkan untukku anakmu.

Ibu&#8230;
Belaian kasihmu tak dapat kuganti
Kasih sayangmu tak dapat kubeli
Walau segudang emas [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span>Sembilan bulan dua ratus tujuh puluh hari enam ribu empat ratus delapan puluh jam,</span></p>
<p><span>tanpa lelah dan berkeluh kesah.</span></p>
<p><span>Sunggingan bibir senyum menghiasi wajah,</span></p>
<p><span>menghiasi hari-hari yang indah.</span></p>
<p><span>Usapan lembut tanganmu penuh cinta dan kasih sayang,</span></p>
<p><span>selalu hangat menyelimuti tubuh ini.</span></p>
<p><a href="http://rovie.students.uii.ac.id/files/2012/01/images10.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-22" src="http://rovie.students.uii.ac.id/files/2012/01/images10.jpg" alt="" width="136" height="102" /></a></p>
<p><span>Ibu&#8230;</span></p>
<p><span>Kau berikan segalanya</span></p>
<p><span>Kau korbankan seluruhnya,</span></p>
<p><span>tenagamu,pikiranmu,waktumu,hartamu,</span></p>
<p><span>bahkan jiwa ragamu.</span></p>
<p><span>Kau pertaruhkan untukku anakmu.<span id="more-21"></span><br />
</span></p>
<p><span>Ibu&#8230;</span></p>
<p><span>Belaian kasihmu tak dapat kuganti</span></p>
<p><span>Kasih sayangmu tak dapat kubeli</span></p>
<p><span>Walau segudang emas kuberi untukkmu,</span></p>
<p><span>kasih dan cintamu tetap takkan bisa terganti.</span></p>
<p><span>Ibu&#8230;</span></p>
<p><span>Keikhlasanmu merawat dan menjagaku</span></p>
<p><span>Ketabahanmu mendidik dan membinaku,</span></p>
<p><span>membuatku mengerti betapa berartinya kau bagiku..</span></p>
<p><span>Ibu&#8230;</span></p>
<p><span>Aku ingin membahagiakanmu,</span></p>
<p><span>Aku ingin selalu melihat senyummu.</span></p>
<p><span>Namun dosa diri ini sungguh banyak padamu,</span></p>
<p><span>maafkan aku ibu.</span></p>
<p><span>Ibu&#8230;</span></p>
<p><span>Ajarkan aku,ibu..</span></p>
<p><span>Bimbinglah aku,ibu..</span></p>
<p><span>Tegurlah diriku wahai ibu..</span></p>
<p><span>Ibu&#8230;</span></p>
<p><span>Terimakasih ibu..</span></p>
<p><span>Ku disini karena dirimu</span></p>
<p><span>Ku bisa seperti ini juga karenamu.</span></p>
<p><span> </span></p>
<p><span>Terimakasih ibu,</span></p>
<p><span>terimakasih atas segala pengorbananmu.</span></p>
<p><span>Kasihmu takkan terganti.</span></p>
<p><span> </span></p>
<p><span>^_^</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rovie.students.uii.ac.id/2012/01/15/kasihmu-takkan-terganti-ibu/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Pengharapanku</title>
		<link>http://rovie.students.uii.ac.id/2012/01/03/pengharapanku/</link>
		<comments>http://rovie.students.uii.ac.id/2012/01/03/pengharapanku/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Jan 2012 00:20:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rovie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Puisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rovie.students.uii.ac.id/?p=15</guid>
		<description><![CDATA[Sendiri sepi tak ada yang temani diri
Hanya suara-suara binatang malam terdengar di telinga
Hembusan angin merasuk menyeluruh ke dalam tubuh
Goyah,,tubuh ini terasa lemas dan ingin lanjutkan angan

Berat kelopak mata tuk membuka
Paksakan!! berucap dzikir dan do’a
Tertatih melangkah menuju kesejukan
Menemui kesegaran ketika wajah terguyur basuhan air
Dan sempurna tangan,rambut,kaki yang basah karenanya
Bergegas bersiap mengahadap meminta karuniaNya
Tangan terangkat disertai alunan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><span><a href="http://rovie.students.uii.ac.id/files/2012/01/images6.jpg"></a><img class="alignright" style="float: right" src="http://rovie.students.uii.ac.id/files/2012/01/images6.jpg" alt="" width="100" height="200" />Sendiri sepi tak ada yang temani diri</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Hanya suara-suara binatang malam terdengar di telinga</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Hembusan angin merasuk menyeluruh ke dalam tubuh</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Goyah,,tubuh ini terasa lemas dan ingin lanjutkan angan<span id="more-15"></span><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Berat kelopak mata tuk membuka</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Paksakan!! berucap dzikir dan do’a</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Tertatih melangkah menuju kesejukan</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Menemui kesegaran ketika wajah terguyur basuhan air</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Dan sempurna tangan,rambut,kaki yang basah karenanya</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Bergegas bersiap mengahadap meminta karuniaNya</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Tangan terangkat disertai alunan takbir getarkan hati</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Merdu dan larut dalam indahnya kalimatullah terucap</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Pengharapan begitu berserah diri padaNya</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Tak ada ragu,tak ada putus asa</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Hingga Mata pun tak kuasa </span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Meleleh,bercucuran basahi pipi</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Dahi terus menempel tak mau terangkat</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Tak sanggup mengangkat darinya</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Merasa berat sebab dosa tak kunjung surut</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Menumpuk dan terus menumpuk</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Entah kapan berakhir</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Oh Tuhan..Allahu Rabbi..</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Kau tak bosan dengarkan lirihan ini</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Kau tak bosan ampuni dosa-dosa ini</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Tolong..tolong aku,.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Bebaskan belenggu ini..</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Dekatkan jiwa ini denganMu</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Ku rindu,ku pasrah dengan ketentuanMu</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Namun,beri aku kekuatan,kesemptan tuk usahakan semua</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Dan menjadi yang Kau berkahi usaha dengan hasil</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Pengharapanku padaMu semata. <span> </span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rovie.students.uii.ac.id/2012/01/03/pengharapanku/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>DUA PASANG JEMARI KECIL</title>
		<link>http://rovie.students.uii.ac.id/2011/12/29/dua-pasang-jemari-kecil/</link>
		<comments>http://rovie.students.uii.ac.id/2011/12/29/dua-pasang-jemari-kecil/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Dec 2011 05:11:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rovie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Puisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rovie.students.uii.ac.id/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Ku teringat saat aku menantimu sampai akhir senja berlalu
Saat aku diam-diam mencuri dengar nyanyianmu untuk tuhanmu
Saat kita menghabiskan malam bersama berusik lantunan yang tiada dua
Aku juga terkenang saat kita berusaha melawan takdir kuasa
Menutup telinga dari apa kata mereka
Kita tak pernah memperdulikan
Itulah sebuah impian yang pernah kita jalani saat kita bersama
Terkadang suka, Terkadang duka, ada canda juga tawa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img style="vertical-align: top" src="http://www.google.co.id/imgres?q=dua+pasang+jari+manis&amp;hl=id&amp;sa=X&amp;tbm=isch&amp;prmd=imvns&amp;tbnid=O5b9WuHa6jPMJM:&amp;imgrefurl=http://ekojuli.wordpress.com/page/2/&amp;docid=pDJtzFgZZTb10M&amp;imgurl=http://ekojuli.files.wordpress.com/2010/11/baby-fingers.jpg&amp;w=347&amp;h=346&amp;ei=2ff7TrD5NMnTrQeQ6PjJDw&amp;zoom=1&amp;iact=hc&amp;vpx=1469&amp;vpy=256&amp;dur=1976&amp;hovh=224&amp;hovw=225&amp;tx=123&amp;ty=138&amp;sig=111288551390883226249&amp;page=1&amp;tbnh=126&amp;tbnw=125&amp;start=0&amp;ndsp=72&amp;ved=1t:429,r:20,s:0&amp;biw=1920&amp;bih=979" alt="" /><a href="http://rovie.students.uii.ac.id/files/2011/12/baby-fingers1.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-5" src="http://rovie.students.uii.ac.id/files/2011/12/baby-fingers1.jpg" alt="" width="200" height="200" /></a>Ku teringat saat aku menantimu sampai akhir senja berlalu<br />
Saat aku diam-diam mencuri dengar nyanyianmu untuk tuhanmu<br />
Saat kita menghabiskan malam bersama berusik lantunan yang tiada dua<span id="more-3"></span></p>
<p>Aku juga terkenang saat kita berusaha melawan <a title="Baca juga puisi takdir.." href="http://www.gudangpuisi.com/2011/06/takdir.html">takdir</a> kuasa<br />
Menutup telinga dari apa kata mereka<br />
Kita tak pernah memperdulikan<br />
Itulah sebuah impian yang pernah kita jalani <a title="Baca juga puisi Saat kita bersama.." href="http://www.gudangpuisi.com/2011/08/saat-kita-bersama.html">saat kita bersama</a><br />
Terkadang suka, Terkadang duka, ada canda juga tawa penghias hari kita<br />
Kala aku mengingatmu dan semua saat manis itu</p>
<p>Tapi kini semua telah berubah<br />
Saat kita bergandengan tangan menuju jalan yang gelam<br />
semua terasa sirna dan berubah tak menjadi-jadi<br />
Seperti dongeng picisan yang tak tentu arahnya</p>
<p>Tapak demi tapak kita lalui<br />
sekarang langkahku mulai melemah<br />
<a title="Baca juga puisi Entah.." href="http://www.gudangpuisi.com/2011/10/entah.html">entah</a> karena jalan ini yang membuatku penuh peluh ataupun karena engganku<br />
Terpikir untukku berhenti sejenak melepaskan penat ini tapi kau terus menyemangatiku untuk terus berjalan berharap ada kebahagiaan di ujung jalan sana</p>
<p><a title="Baca juga puisi Waktu.." href="http://www.gudangpuisi.com/2010/11/waktu-2.html">Waktu</a> tlah diujung penantianya<br />
yang membuat kita tergopoh menyusuri derap demi derap hingga kita tergelincir di jembatan penghapus nikmatnya dunia ini<br />
Untung saja kita masih bisa berpegangan pada tiap-tiap sisinya<br />
ingin rasanya aku menolongmu, tapi apa daya aku pun dalam kesusahan yang sama<br />
Tangan ini sudah terlalu letih untuk menahan beban dosa yang hampir tak ku ingat semua<br />
Apalagi untuk mengangkat tubuhku..<br />
Mataku sudah terlalu lelap menahan lelah dari tiap langkah sia-sia<br />
sampai kulihat dua pasang jemari kecil memberikan tanganya dan berusaha menarikku kembali hingga aku selamat<br />
entah darimana mereka, sepertinya <a title="Baca juga puisi Tuhan.." href="http://www.gudangpuisi.com/2011/12/tuhan.html">tuhan</a> yang menyuruhnya menolong kita<br />
Kini mereka pun mengulurkan jemari kecilnya padamu.. sembari berkata…<br />
“Peganglah tanganku…!!! Peganglah…!!! lepaskan semua nafsu dunia yang membelenggu hatimu, karena itulah yang akan membuatmu celaka, dan tak akan pula menyelamatkanmu.. Biarkan aku menarikmu dan kembalilah kejalan dimana seharusnya kamu berada”<br />
Raihlah…<br />
Raihlah tanganku…<br />
Raihlah tanganku agar aku bisa menyelamatkanmu…<br />
Mama..</p>
<p>Ihdinash shirotolmustakiim</p>
<p>Puisi ini bersumber dari : <a href="http://www.gudangpuisi.com/2011/12/dua-pasang-jemari-kecil.html#ixzz1hthCnykf">http://www.gudangpuisi.com/2011/12/dua-pasang-jemari-kecil.html#ixzz1hthCnykf</a><br />
Blogger yang beretika selalu menampilkan sumbernya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rovie.students.uii.ac.id/2011/12/29/dua-pasang-jemari-kecil/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://rovie.students.uii.ac.id/2011/12/29/hello-world/</link>
		<comments>http://rovie.students.uii.ac.id/2011/12/29/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Dec 2011 04:50:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rovie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to Students.uii.ac.id Blogs. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://students.uii.ac.id/">Students.uii.ac.id Blogs</a>. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rovie.students.uii.ac.id/2011/12/29/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>

